Ketika menunaikan ibadah umroh tentunya jamaah dapat berdo’a sebab umroh merupakan waktu terbaik untuk berdo’a. Berikut ini tentang panduan do’a mustajab saat umroh di Tanah Suci. Tips untuk memperdalam hubungan spiritual dengan Allah SWT.
Umroh merupakan perjalanan spiritual yang sangat mulia bagi setiap muslim. Ibadah ini menjadi momen istimewa dan membahagiakan sebab selain memperoleh pahala besar juga mempererat hubungan dengan Allah SWT.
Dalam setiap langkahnya, ibadah umroh tidak hanya ritual fisik seperti tawaf dan sa’i namun juga perjalanan spiritual yaitu doa kepada Allah SWT dipanjatkan dengan penuh khusyuk dan harapan.
Ketika berada di Tanah suci, berbagai tempat dan waktu menjadi momentum berdoa yang sangat dianjurkan sebab pahalanya berlipat dan memberikan peluang untuk do’a dikabulkan.
Alasan Pentingnya do’a Saat Umroh

Selama di Tanah Suci, Mekkah banyak waktu serta tempat dianggap sebagai tempat mustajab untuk berdo’a. Beberapa tempat seperti Masjidil Haram, setelah thawaf, saat berada di Multazam, di Raudhah dipercaya sebagai tempat mustajab untuk berdo’a. Namun disini jamaah umroh harus berdo’a dengan ikhlas memohon kebaikan dunai dan akhirat.
Maka dari itu, tidak heran banyak jamaah yang berusaha untuk memanjatkan do’a terbaik di Tanah suci. Do’a mustajab saat umroh untuk memaksimalkan waktu ibadah.
Bacaan do’a – do’a ini bukan hanya sekedar bacaan melainkan bentuk komunikasi antara hamba dengan Allah SWT dalam rangka memohon ampunan, keberkahan, dan ridha-Nya. Do’a mustajab saat umroh dilakukan ketika melakukan rangkaian kegiatan umroh seperti thawaf dan sa’i. Membaca do’a tidak hanya sekedar bacaan namun bentuk komunikasi dengan Allah SWT untuk memohon ampunan dan keberkahan.
Bacaan do’a mustajab saat umroh ini dapat berupa dzikir, sholawat, dan do’a – do’a lain agar hati tenang dan kita berada pada tingkat syukur yang tinggi. Do’a mustajab saat umroh bukan hanya tentang bacaan namun harapan yang tulus dari dalam hati untuk Allah SWT.
Membaca do’a mustajab saat umroh memiliki kedudukan yang sangat kuat. Berdo’a saat melaksanakan umroh akan menambah makna ibadah yang sedang dijalani, sekaligus memperkuat hubungan batin dengan Allah SWT. Waktu-waktu tertentu dalam pelaksanaan ritual umroh memang dianjurkan untuk banyak memohon kepada Allah demi mendapatkan keberkahan dan ampunan dari-Nya.
Sebelum memulai perjalanan, jamaah umroh dapat berdo’a untuk keselamatan dan kelancaran selama di Tanah Suci. Membaca doa ini sekaligus menjadi bentuk tawakal kepada Allah agar perjalanan fisik dan spiritual diterima. Selain itu, memperbanyak do’a di sepanjang perjalanan juga membantu menjaga iman tetap kuat menghadapi tantangan dan panasnya cuaca di Makkah maupun Madinah.
Selama di tanah suci, umat Islam dianjurkan berdoa tidak hanya pada waktu melakukan kegiatan ihram, thawaf, ataupun sa’i namun juga ketika berwudhu, berjalan menuju masjid dan menuju Ka’bah, atau ketika sedang duduk di tempat yang tenang. Membaca do’a mustajab saat umroh mencerminkan kesungguhan hati seorang hamba dalam mempersembahkan permohonannya kepada Allah SWT.
Sebelum memanjatkan doa, penting pula menyiapkan niat yang ikhlas, tidak terburu-buru, menghadap kiblat, serta percaya bahwa Allah Maha Mendengar dan Maha Mengabulkan. Sikap ini akan meningkatkan kualitas doa sehingga terasa lebih mendalam dan bermakna.
Baca Juga: Tips Berpakaian Umroh bagi Wanita Tampil Cantik dan Nyaman
Dimanakah Tempat dan Waktu untuk Do’a Mustajab?
Ketika melaksanakan umroh sangat dianjurkan untuk membaca do’a – do’a. Bacaan do’a ini dapat dilantunkan ketika berada di Tanah Suci, ada momen tertentu yang sangat dianjurkan untuk berdoa agar lebih khusyuk dan penuh harap. Jamaah dapat berdo’a saat memasuki Masjidil Haram.
Jamaah dapat membaca do’a khusus dan mengharap keselamatan dan ridha dari Allah SWT. Jamaah dapat berdo’a saat melakukan tawaf. Sebab waktu dan tempat ini dipercaya do’a akan dimustajab.
Setelah tawaf, ketika dekat dengan Multazam atau tempat antara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah, jamaah dinajurkan untuk memperbanyak do’a dan dzikir, memohon ampunan dan kebaikan untuk diri sendiri dan orang tua.
Selain itu, ketika melakukan sa’i antara bukit Shafa dan Marwah, setiap langkah adalah kesempatan berdoa. Tempat ini identik dengan ketabahan Siti Hajar, maka dianjurkan kita juga memohon kekuatan, kesabaran, dan rezeki yang baik dari Allah SWT.
Ketika waktu istirahat, jamaah juga dapat berdo’a dengan hati yang tenang dan pikiran yang fokus untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Baca Juga: Dampak dan Risiko Umrah Mandiri
Bacaan Do’a Umroh Mustajab
Setiap Muslim boleh membaca berbagai doa sesuai dengan kebutuhan dan keinginan mereka selama melaksanakan ibadah. Tidak ada satu doa baku yang wajib dibaca, tetapi ada beberapa doa yang sangat dianjurkan di berbagai momen umroh. Berikut ini beberapa bacaan do’a umroh mustajab:
1. Doa umroh saat perjalanan
سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هٰذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَىٰ رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ
Subhānalladzī sakhkhara lanā hādzā wa mā kunnā lahu muqrinīn. Wa innā ilā rabbinā lamunqalibūn.
Artinya:
“Maha Suci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini untuk kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.” (QS. Az-Zukhruf: 13-14)
2. Do’a umroh saat melihat Ka’bah pertama kali
اللّهُمَّ زِدْ هَذَا الْبَيْتَ تَشْرِيفًا وَتَعْظِيمًا وَتَكْرِيمًا وَمَهَابَةً
Allāhumma zid hādzal-bayta tasyrīfan wa ta‘zhīman wa takrīman wa mahābatan
Artinya:
“Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan, keagungan, kehormatan, dan kewibawaan pada rumah ini (Ka’bah).”
3. Do’a saat berada diantara rukun Yamani dan Hajar Aswad
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbana ātinā fid-dunyā hasanah wa fil-ākhirati hasanah wa qinā ‘adzāban-nār.
Artinya:
“Ya Tuhan kami, berikanlah kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS. Al-Baqarah: 201)
4. Do’a setelah tawaf dan sa’i
اللّهُمَّ اجْعَلْهُ حَجًّا مَبْرُوْرًا وَسَعْيًا مَشْكُوْرًا وَذَنْبًا مَغْفُوْرًا
Allāhummaj‘alhu ḥajjan mabrūran wa sa‘yan masykūran wa dzanban maghfūran.
Artinya:
“Ya Allah, jadikanlah ibadah haji ini haji yang mabrur, sa’i yang diterima, dan dosa yang diampuni.”
Jamaah dapat membaca do’a meminta kebaikan dunia dan akhirat. Selain itu, jamaah juga dapat memperbanyak dzikir seperti tasbih, tahmid, dan takbir selama pelaksanaan rangkaian kegiatan umroh.
Penting bagi jamaah untuk menjaga lisan tetap basah dengan pujian kepada Allah. Dzikir ini membantu jamaah tetap tenang dan fokus selama beribadah.
Menjalankan ibadah Umroh bukan hanya sekadar melakukan rangkaian kegiatan namun juga momen spiritual untuk mendekatan diri kepada Allah SWT. Semoga dengan adanya do’a mustajab saat umroh dapat memaksimalkan ibadah Anda dengan do’a – do’a yang terpanjat untuk meraih ridha Allah SWT.
Demikian penjelasan informasi mengenai do’a mustajab saat umroh. Bagi Anda sebelum menunaikan umroh penting untuk memilh biro umroh yang tepat.
Umroh Jogja hadir sebagai solusi perjalanan umroh memiliki pembimbing berkompeten sehingga Anda akan diajarkan mengenai do’a – do’a yang dipanjatkan saat umroh.
Selain itu, biro ini menawarkan fasilitas dan akomodasi terbaik untuk kenyamanan jamaah umroh. Umrah Bandung juga telah memiliki izin legalitas resmi.
Berbagai paket pilihan seperti umroh plus Turki Jogja dan umroh plus Dubai Jogja serta paket lain yang dapat dikonsultasikan sesuai dengan kebutuhan Anda.
Segera konsultasikan perjalanan umroh Anda dengan umrah Jogja solusi perjalanan umroh Anda, inshaAllah mabrur!









