Dunia bisnis travel umroh dan haji dalam beberapa tahun terakhir mengalami perubahan besar. Jika dahulu kompetisi utama hanya berasal dari sesama penyedia layanan travel, kini tantangannya semakin meluas.
Banyak jamaah justru memilih melaksanakan umrah secara mandiri atau dikenal dengan istilah umrah backpacker. Fenomena ini tidak bisa diabaikan, terutama bagi pebisnis travel yang ingin tetap relevan di tengah perubahan perilaku konsumen.
Umrah mandiri dinilai lebih fleksibel dan terjangkau. Para jamaah saat ini sudah akrab dengan informasi dari media sosial, komunitas, hingga grup diskusi umrah mandiri.
Mereka dengan mudah mempelajari cara mengurus tiket pesawat, visa, hotel, makanan, hingga layanan handling bandara. Dengan banyaknya sumber informasi digital, semakin banyak jamaah yang berani menyusun perjalanan umrahnya tanpa bergantung pada travel.
Meski demikian, tren ini bukan ancaman mutlak. Justru bagi pelaku bisnis travel umroh, inilah momentum untuk beradaptasi dan berinovasi.
Jika jamaah umrah mandiri mampu memanfaatkan digitalisasi, maka travel pun wajib menghadirkan kemudahan, kepastian, dan kenyamanan yang lebih unggul. Berikut berbagai tips penting yang dapat membantu bisnis travel umroh berkembang dan tetap kompetitif di tengah gempuran tren umrah mandiri.
Baca Juga: Apakah Boleh Umroh Sebelum Haji Dilaksanakan?
1. Hadir Secara Online dan Mudah Dihubungi Jamaah
Saat ini, kehadiran digital bukan lagi sekadar pilihan, tapi kebutuhan utama dalam bisnis travel umroh. Jamaah membangun kepercayaan melalui informasi yang mereka temukan secara online.
Bila sebuah travel tidak memiliki website, tidak aktif di media sosial, atau sulit dihubungi, calon jamaah cenderung menganggapnya kurang profesional.
Website adalah kantor digital yang harus selalu hidup. Banyak travel konvensional masih memiliki website yang tidak diperbarui bertahun-tahun, bahkan tidak memiliki website sama sekali. Padahal calon jamaah menilai kredibilitas travel dari tampilan dan informasi yang tersedia pada situs resminya.
Website ideal untuk travel umrah harus:
- Aktif diperbarui secara berkala
- Menampilkan jadwal keberangkatan
- Menampilkan paket umrah lengkap dengan harga
- Memiliki halaman testimoni dan galeri dokumentasi
- Terintegrasi dengan sistem manajemen travel
Sistem seperti Erahajj misalnya, dapat membantu travel mengelola operasional sekaligus menyediakan tampilan website yang profesional. Dengan demikian, jamaah dapat merasa lebih yakin bahwa travel tersebut terpercaya dan terorganisasi dengan baik.
Selain website, respons cepat melalui WhatsApp, email, dan DM media sosial juga semakin penting. Jamaah sekarang menginginkan akses informasi yang cepat tanpa harus datang ke kantor. Bila travel mudah dihubungi, peluang closing akan jauh lebih besar.
2. Berikan Jadwal Pemberangkatan yang Pasti dan Transparan
Salah satu alasan utama jamaah memilih umrah mandiri adalah fleksibilitas jadwal. Mereka bisa berangkat kapan saja sesuai waktu yang mereka inginkan. Travel umrah harus mampu menawarkan kejelasan yang sama, tanpa jadwal yang berubah-ubah atau tidak pasti.
Untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan, pastikan travel menyediakan:
- Jadwal pemberangkatan yang sudah fixed
- Informasi maskapai dan rute penerbangan
- Tanggal keberangkatan yang ditampilkan secara jelas di website
- Penjelasan mengenai faktor perubahan (jika ada) secara transparan
Travel yang mampu memberikan kepastian waktu secara jelas akan lebih dipertimbangkan oleh calon jamaah, terutama mereka yang bekerja dan membutuhkan perencanaan jauh hari. Transparansi ini juga meminimalkan miskomunikasi serta meningkatkan profesionalitas perusahaan.
3. Permudah Transaksi dan Pembayaran dengan Sistem Digital
Di era digital, pembayaran menggunakan uang tunai semakin ditinggalkan. Jamaah ingin kemudahan, kecepatan, dan transaksi yang aman. Oleh karena itu, travel umrah perlu menyediakan pilihan pembayaran digital yang praktis dan otomatis.
Fitur seperti Virtual Account (VA) sangat membantu jamaah untuk melakukan pembayaran kapan saja tanpa harus mengirim bukti transfer. Proses pencatatan keuangan travel pun menjadi jauh lebih rapi dan minim kesalahan.
Selain itu, travel dapat menambahkan:
- Opsi cicilan atau pembayaran bertahap
- Notifikasi pembayaran otomatis
- Rekap transaksi dalam aplikasi
- Integrasi dengan sistem manajemen
Travel yang memberikan akses pembayaran mudah akan terlihat lebih modern, profesional, dan ramah bagi pelanggan.
4. Buat Penawaran Paket Umrah yang Menarik dan Kompetitif
Di tengah persaingan yang semakin ketat, travel harus mampu berinovasi dalam membuat penawaran paket umrah. Tidak hanya soal harga, tetapi juga nilai tambah yang membuat jamaah merasa mendapatkan lebih.
Beberapa inovasi yang bisa dibuat:
- Paket umrah spesial dengan harga promo
- Paket umrah VIP dengan fasilitas premium
- Paket family trip dengan pendampingan khusus
- Penambahan layanan bonus seperti city tour, goodie bag, atau pelatihan manasik eksklusif
Semakin menarik paket yang ditawarkan, semakin besar peluang jamaah memilih travel Anda dibandingkan membuat perjalanan sendiri.
Selain itu, cantumkan penawaran secara jelas di website, brosur digital, dan media sosial agar mudah ditemukan oleh calon jamaah.
5. Kuasai Media Sosial untuk Menjangkau Pasar Lebih Luas
Media sosial memegang peran besar dalam berkembangnya tren umrah mandiri. Banyak influencer berbagi pengalaman, tips, hingga rekomendasi hotel dan maskapai. Hal inilah yang membangun kepercayaan jamaah untuk melakukan perjalanan sendiri.
Travel umrah tidak boleh tertinggal. Justru media sosial harus menjadi alat utama pemasaran dan branding.
Optimalkan platform seperti:
- Instagram untuk dokumentasi perjalanan & testimoni
- TikTok untuk konten edukasi umrah yang ringan
- Facebook untuk komunitas dan postingan informatif
- YouTube untuk vlog perjalanan dan penjelasan paket
Konten yang dapat dibuat antara lain:
- Video edukasi tentang manasik
- Tips memilih paket umrah yang aman
- Perbandingan layanan travel vs umrah mandiri
- Testimoni jamaah dari berbagai pemberangkatan
- Liputan behind the scene saat keberangkatan
Dengan konten yang konsisten dan bermanfaat, travel Anda dapat menjangkau jamaah dari berbagai daerah sekaligus meningkatkan kepercayaan publik.
6. Mengakomodir Kebutuhan Jamaah Secara Detail
Satu hal yang tidak bisa disediakan oleh umrah mandiri adalah kemudahan menyeluruh. Inilah nilai tambah utama travel. Jika jamaah merasa dilayani dengan baik, mereka tidak akan keberatan membayar lebih untuk kenyamanan tersebut.
Travel wajib mendengarkan kebutuhan jamaah, seperti:
- Bantuan pembuatan visa
- Informasi hotel dan fasilitasnya
- Pendampingan di bandara
- Ketersediaan makanan halal sesuai selera
- Bantuan mutawwif yang berpengalaman
- Pengaturan city tour sesuai minat jamaah
Semakin detail kebutuhan jamaah diakomodir, semakin tinggi tingkat kepuasan mereka. Pada akhirnya, jamaah puas akan menjadi promotor terbaik yang membantu pemasaran secara alami.
7. Evaluasi Pelayanan Travel Secara Berkala
Pengembangan bisnis tidak bisa berjalan tanpa evaluasi. Setiap selesai pemberangkatan, travel harus melakukan penilaian layanan secara menyeluruh untuk mengetahui apa saja yang sudah baik dan apa yang masih harus diperbaiki.
Travel dapat menyebarkan:
- Kuesioner pengalaman jamaah
- Formulir penilaian tour leader
- Review kualitas hotel dan catering
- Evaluasi transportasi lokal dan layanan pendamping
Pengumpulan data ini membantu travel meningkatkan pelayanan dari waktu ke waktu. Sistem seperti Erahajj pun menyediakan fitur kuesioner untuk memudahkan proses evaluasi dan dokumentasi.
Evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan akan menjaga kualitas layanan tetap konsisten dan membuat travel semakin unggul dibanding kompetitor.
Kesimpulan
Di era digital dan maraknya tren umrah mandiri, bisnis travel umrah harus mampu beradaptasi, berinovasi, dan memanfaatkan teknologi.
Dengan hadir secara online, menawarkan jadwal pasti, menyediakan kemudahan pembayaran, serta meningkatkan pelayanan, travel dapat tetap menjadi pilihan utama jamaah yang menginginkan kenyamanan dan kepastian.
Jaga kepercayaan jamaah, hadirkan layanan terbaik, dan konsisten melakukan perbaikan. Dengan strategi yang tepat, bisnis travel umrah Anda tidak hanya bertahan, tetapi juga bisa berkembang pesat dan semakin sukses.
Sebagai agen biro perjalanan umroh Jogja, Rawda Travel menawarkan berbagai pilihan paket untuk Anda, seperti umroh plus Turki Jogja dan umroh plus Dubai Jogja. Rawda Umroh telah memiliki izin resmi dan melayani berbagai jamaah dari seluruh Indonesia. Testimoni positif yang diterima oleh Rawda adalah bukti dari kepercayaan dan kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat.
Baca Juga: Apa Itu Tahallul? Biasa Dikerjakan Setelah Pergi Umroh









