Sobat umroh, pernahkah Anda mengenal rukun umroh? Yuk temukan penjelasan lengkap memahami rukun umroh secara lengkap beserta panduan langkah demi langkah supaya umroh sah dan diterima oleh Allah SWT.
Ibadah umroh adalah perjalanan spiritual yang sangat dinantikan oleh umat Muslim di seluruh dunia. Umroh sebagai bentuk ketaatan umat muslim kepada Allah SWT.
Ibadah umroh menawarkan berbagai keutamaan yang mendalam bagi seseorang. Melaksanakan ibadah umroh, seorang umat muslim menunaikan ibadah di Tanah suci, Mekkah.
Dalam pelaksanaannya umat muslim harus memahami rukun umroh dan mengamalkannya agar ibadah sah dan diterima. Seluruh tata cara pelaksanaan harus dipahami dengan benar.
Berikut ini memahami rukun umroh yang wajib dilakukan oleh jamaah bukan hanya menghafal daftar kegiatan yang dilakukan saja melainkan juga memahami makna setiap rukun supaya pelaksanaan lebih khusyuk sesuai dengan sunnah.
Pengertian dan Macam Umroh

Pengertian umroh menurut bahasa ialah ziarah atau mengunjungi suatu tempat. Umroh ini berarti seseorang melakukan serangkaian kegiatan seperti tawaf, sai, dan diakhiri dengan tahallul serta tertib.
Umroh ini dibagi menjadi dua macam yaitu umroh Mufradah dan umroh tamattu. Pengertian umroh mufradah ialah umroh yang pelaksanaannya tidak terkait dengan rangkaian haji atau disebut dengan umroh terpisah sedangkan umroh tamattu merupakan umroh yang erat kaitannya dengan ibadah haji. Biasanya umroh tamattu dilaksanakan sebelum melakukan haji.
Untuk pelaksanaan umroh Mufradah dan tamattu ini juga berbeda. Umroh Mufradah dapat dilakukan kapan saja sedangkan tamattu hanya boleh dilakukan pada bulan haji atau 8 hari pertama bulan Dzulhijjah.
Meskipun kedua umroh ini berbeda, umroh mufradah dan tamattu memiliki rukun umroh yang sama. Terdapat lima rukun umroh yang harus dijalankan secara tertib.
Rukun-rukun ini tidak bisa dipisahkan satu sama lain karena semuanya menjadi bagian rangkaian ibadah yang utuh, terdiri dari niat dan ihram, tawaf, sa’i, tahalul, serta tertib dalam pelaksanaannya. Apabila jamaah hanya melaksanakan salah satu rukun saja maka ibadah menjadi tidak sah.
Maka dari itu, penting untuk memahami rukun umroh sebab hal ini menjadi sebuah fondasi sebelum dan selama menunaikan ibadah umroh.
Baca Juga: Tips Berpakaian Umroh bagi Wanita Tampil Cantik dan Nyaman
Rukun Umroh
Setiap jamaah umroh wajib untuk melaksanakan setiap rukun umroh. Makna spiritual dari rukun umroh ini seperti ketundukan kepada Allah, kesabaran dalam rangkaian rituan, dan pengorbanan dalam meninggalkan hal – hal yang dilarang ketika ihram.
Oleh sebab itu, memahami rukun umroh sangat penting. Berikut ini beberapa rukun umroh.
1. Ihram: Niat dan Masuk Keadaan Ibadah
Memahami rukun umroh pertama ialah ihram. Pengertian ihram yaitu niat untuk masuk ke dalam ibadah umroh.
Ihram berarti memasuki suatu keadaan khusus di mana jamaah melepaskan hajat duniawi tertentu dan memakai pakaian ihram sebagai simbol kesucian dan kesiapan menyembah Allah SWT. Jamaah yang melakukan ihram tidak hanya sekedar berpakaian dengan menggunakan dua helai kain putih untuk pria atau pakaian sederhana bagi wanita tanpa menggunakan wewangian namun juga disertai niat paling ikhlas karena Allah SWT.
Jamaah melafadzkan niat sebelum masuk miqat aau titik batas tempat jamaah wajib memakai kain ihram sebelum menuju Baitullah.
Saat ihram, jamaah harus menjauhi larangan-larangan tertentu seperti mencukur, memakai parfum, berhubungan suami istri, hingga berperilaku yang dilarang secara syariat. Memahami rukun umroh sangat penting untuk awal perjalanan ibadah sehingga tidak ada kesalahan yang dapat menggugurkan ibadah nantinya.
2. Tawaf: Mengelilingi Ka’bah Tujuh Kali
Memahami rukun umroh selanjutnya ialah melakukan tawaf. Jamaah setelah ihram ialah melakukan tawaf saat tiba di Masjidil Haram.
Pelaksanaan tawaf yaitu jamaah umroh mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali putaran dengan dimulai dari Hajar Aswad hingga kembali ke titik yang sama. Tawaf adalah simbol dari rindu seorang hamba kepada Allah SWT serta bentuk pengakuan bahwa hanya Allah SWT yang menjadi pusat kehidupan seorang Muslim.
Selama tawaf jamaah juga diperintahkan membaca doa tertentu, memperbanyak dzikir, serta menjaga khusyuk dalam setiap langkah kaki mengelilingi bangunan suci Ka’bah.
Dalam melaksanakan tawaf, jamaah harus dalam keadaan suci (berwudhu’), tertib, dan melakukan urutan secara tepat. Saat urutan tidak tepat maka dapat menggugurkan pahala ibadah.
3. Sa’i: Berjalan Antara Bukit Shafa dan Marwah
Memahami rukun umroh selanjutnya setelah tawaf adalah sa’i. Rangkaian sa’i adalah berjalan atau berlari – lari kecil sebanyak tujuh kali antara dua bukit shafa dan marwah yang berada di dalam kompleks Masjidil Haram.
Kegiatan sa’i ini memiliki hikmah yaitu mengingatkan kita pada perjuangan Siti Hajar AS dalam mencari air untuk putranya Ismail, yang akhirnya Allah SWT menghadirkan mata air Zamzam sebagai jawaban atas doa dan kesabaran dari Siti Hajar.
Oleh sebab itu, perjalanan sa’i bukan hanya sekedar ritual fisik namun juga simbol ketabahan dan keimanan yang kuat kepada Allah SWT.
4. Tahalul: Mencukur atau Memendekkan Rambut
Memahami rukun umroh selanjutnya yaitu melaksanakan tahallul. Kegiatan ini dilakukan setelah menyelesaikan Sa’i. Jamaah melanjutkan ke Tahallul yaitu kegiatan mencukur atau memendekkan rambut.
Ketika sampai proses tahallul berarti jamaah sudah terbebas dari larangan ihram dan telah menyelesaikan sebagian besar rangkaian ibadah umroh. Pelaksanaan tahallul ini memiliki aturan.
Bagi pria lebih dianjurkan mencukur habis atau sedikitnya memendekkan rambut, sedangkan wanita cukup memotong sebagian kecil rambutnya, minimal tiga helai. Tahalul menunjukkan bahwa jamaah kembali ke kehidupan normal setelah mengesampingkan larangan-larangan selama ihram.
5. Tertib: Melaksanakan Semua Rukun Sesuai Urutan
Memahami rukun umroh terakhir yaitu tertib. Maksud dari tertib ialah menjalankan semua rangkaian rukun umroh sesuai urutan yang telah ditetapkan.
Urutan yang benar sangat penting sebab jika salah satu rukun dilakukan diluar urutan maka pelaksanaan umroh bisa dianggap tidak sah.
Memahami rukun umroh adalah langkah awal yang sangat penting bagi setiap jamaah sebelum menunaikan ibadah ke Tanah Suci. Dari ihram hingga tertib dalam urutan pelaksanaan, setiap tahap jamaah wajib memenuhi segala rangkaian ini agar ibadah umroh sah dan diterima oleh Allah SWT.
Baca Juga: Panduan Do’a Mustajab Saat Umroh di Tanah Suci
Dengan pendekatan spiritual dan pemahaman yang matang, jamaah bukan hanya menjalankan ritual secara fisik tetapi juga membentuk hati yang ikhlas dan tunduk kepada Sang Pencipta.
Selain penting untuk memahami rukun umroh sebelum berangkat ke Tanah suci, jamaah juga wajib memilih pendamping keberangkatan ke Baitullah.
Salah satu rekomendasi biro umroh pendamping keberangkatan umroh adalah umroh Jogja. Biro ini memiliki izin legalitas resmi dengan pengalaman luar biasa mengantarkan jamaah ke Tanah suci dengan aman, nyaman, dan puas.
Berbagai pelayanan maksimal disediakan mulai dari akomodasi, fasilitas, dan paket keberangkatan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Beberapa paket keberangkatan yang ditawarkan seperti umroh plus Turki Jogja dan umroh plus Dubai Jogja.
Dapatkan pengalaman perjalanan umroh mabrur dan penuh keberkahan dengan umroh Bandung. Selamat mempersiapkan diri dan semoga ibadah Anda lancar hingga kembali ke tanah air dengan penuh kebaikan.









