Sobat umroh menunaikan ibadah di Tanah suci tentunya kita harus memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Berikut ini tips memanfaatkan waktu di Mekkah dan Madinah untuk memperdalam iman.
Saat menunaikan ibadah di Tanah suci harapannya kita dapat memanfaatkan waktu dengan baik dengan berdzikir, belajar agama, dan mendekatkan diri kepada Allah sehingga momen ini menjadi momen berharga untuk memperdalam iman.
Bagi seorang muslim beribadah ke Tanah suci dengan mengunjungi Mekkah dan Madinah merupakan anugerah besar. Sebab memanfaatkan waktu di Mekkah dan Madinah bukan hanya sekedar mengisi waktu atau sekedar perjalanan namun setiap langkah menjadi sarana untuk mendekatkan kepada Allah.
Banyak jamaah menyesal setelah kepulangannya ke Tanah air, karena merasa terlalu banyak waktu terbuang untuk hal-hal yang kurang penting, padahal kesempatan di tanah suci belum tentu datang dua kali.
Di sisi lain, memanfaatkan waktu di Mekkah dan Madinah sering terganggu akibat rasa lelah, keramaian, maupun godaan belanja atau jalan – jalan. Oleh sebab itu, jamaah yang datang ke Baitullah nampaknya harus memanfaatkan waktu di Mekkah dan Madinah dengan baik agar perjalanan lebih berkesan dan menjadi ajang mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dengan memanfaatkan waktu di Mekkah dan Madinah, jamaah yang melangsungkan ibadah akan lebih terarah. Jamaah perlu menyusun prioritas ibadah dan mengatur aktivitas harian yang seimbang untuk menjalankan ibadah dengan baik.
Memanfaatkan waktu di Mekkah dan Madinah, kita akan belajar dari sejarah, menghidupkan sunnah dan mengisi hati dengan dzikir dan ilmu. Mekkah dan Madinah merupakan kota yang mengajarkan kita untuk bertauhid, mengorbankan dunia dengan sejenak meninggalkan dunia, dan kota penuh keteladanan sehingga kita banyak belajar di kota Mekkah.
Berikut ini tips memanfaatkan waktu di Mekkah dan Madinah.
1. Menata Niat dan Menyusun Prioritas Ibadah

Tips pertama memanfaatkan waktu di Mekkah dan Madinah dengan menata niat dan menyusun prioritas ibadah. Pertama – tama jamaah dapat menyusun prioritas kegiatan selama di Mekkah dan Madinah seperti sholat fardhu di masjid, tilawah Al Qur’an, berdzikir, dan ibadah – ibadah lainnya.
Apabila ibadah sudah dilaksanakan, jamaah dapat menyusun rangkaian kegiatan lain misal berwisata atau mengunjungi destinasi sejarah islam yang ada di Mekkah dan Madinah.
Selain membuat jadwal harian, jamaah juga tidak boleh lupa untuk istirahat. Jangan lupa untuk meluangkan waktu untuk beristirahat supaya kondisi tubuh tetap prima. Hindari aktivitas yang kurang bermanfaat atau menghabiskan waktu dengan hal yang tidak perlu.
Jamaah harap lebih fokus untuk meningkatkan keimanan dan ibadah selama di Tanah suci.
2. Mengoptimalkan Waktu di Masjidil Haram
Masjidil Haram terletak di kota Mekkah yang menjadi pusat aktivitas ibadah. Disini jamaah dapat menunaikan ibadah fardhu. Melebihkan niat untuk menunaikan sholat di Masjidil Haram dengan berharap mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Jamaah juga dapat memperbanyak do’a, membaca Al Qur’an, dan berzikir di Masjidil haram.
Jamaah juga dapat melaksanakan tawaf umroh di area Masjidil Haram. Tawaf di sekitar Ka’bah merupakan salah satu rangkaian dalam ibadah. Disini jamaah dapat memperbanyak doa untuk diri sendiri, keluarga, dan umat Islam. Jangan lupa untuk menjaga adab selama di Masjidil haram.
Baca Juga: Bolehkah Berumroh dengan Niat Membayar Hutang atau Memohon Rezeki?
3. Mengunjungi Masjid Nabawi
Jamaah dapat memanfaatkan waktu di Mekkah dan Madinah dengan mengunjungi masjid Nabawi. Masjid ini berada di Madinah memiliki nilai sejarah dan keimanan yang tinggi.
Jamaah dapat melaksanakan sholat di Raudhah yang terkenal sebagai tempat berdo’a mustajab. Jadwalkan shalat lima waktu di Masjid Nabawi sebisa mungkin, datang lebih awal agar mendapatkan tempat yang nyaman untuk tilawah dan berdoa.
Selain itu, jamaah dapat mengunjungi makam Rasulullah dan berdo’a dengan khusyuk. Area ini juga dikenal sebagai taman surga. Apabila mendapatkan kesempatan masuk maka gunakan waktu untuk sholat dan berdoa secara singkat namun khusyuk.
4. Mengunjungi Tempat Bersejarah
Memanfaatkan waktu di Mekkah dan Madinah dengan mengunjungi tempat bersejarah. Di Madinah terdapat beberapa tempat bersejarah seperti Masjid Quba, Masjid Qiblatain, dan Jabal Uhud. Disini jamaah akan mendapatkan banyak keutamaan seperti pahala umroh serta mengenang perjuangan para sahabat Nabi serta merenungkan hikmah dari peristiwa – peristiwa keislaman di zaman lampau.
Baca Juga: Hukum Umroh untuk Wanita Haid : Apa yang Perlu Diketahui?
5. Mengikuti Majelis Ilmu
Memanfaatkan waktu di Mekkah dan Madinah dengan mengikuti majelis ilmu. Kegiatan ini sering dilakukan di Masjid Nabawi. Jamaah akan mendapatkan ilmu terkait dengan tafsir, hadits, fiqih yang diajarkan oleh ulama.
Jamaah dapat meningkatkan ilmu agama dan keimanan dari mengikuti majelis ilmu. Walaupun mungkin bahasa pengantar tidak selalu kita kuasai, sekadar duduk di majelis ilmu, mencatat poin yang bisa dipahami, dan merasakan suasana belajar di masjid Nabi adalah pengalaman berharga..
6. Menjaga Ukhuwah dan Adab di Tanah Suci
Memanfaatkan waktu di Mekkah dan Madinah dengan menjaga ukhuwah dan adab selama di Tanah suci. Menunaikan umroh di Tanah Suci mempertemukan kita dengan muslim dari berbagai negara dengan karakter, bahasa, dan budaya yang berbeda. Dari ini kita dapat belajar tentang perbedaan yang menjadi ladang pahala.
Antar sesama jamaah dapat saling senyum, tolong menolong, dan saling menghormati. Tentunya antar sesama jamaah juga dapat saling membantu jika membutuhkan bantuan.
7. Mengelola Waktu Luang dan Belanja dengan Bijak
Memanfaatkan waktu di Mekkah dan Madinah ketika telah selesai melaksanakan ibadah dengan belanja. Belanja oleh-oleh memang hampir tidak bisa dipisahkan dari perjalanan umrah atau haji.
Namun jangan sampai waktu terbaik untuk ibadah tersita hanya demi berburu souvenir dan belanja. Jamaah dapat memilih waktu senggah untuk mengunjungi destinasi belanja. Jamaah dapat membeli barang – barang yang diperlukan dan secukupnya misalnya perlengkapan ibadah, kurma, dan lain – lain.
Selain agar tidak repot ketika kepulangan ke tanah air, tentunya jamaah akan lebih fokus dengan ibadahnya di tanah suci. Jika ada waktu luang di hotel, maka jamaah dapat mengisi waktu dengan hal – hal yang bermanfaat seperti dzikir, berdo’a, dan sholat sunnah di Tanah suci.
Memanfaatkan waktu di Mekkah dan Madinah bukan berarti harus padat tanpa jeda, tetapi terarah dan penuh kesadaran. Jamaah harus tahu kapan saja waktu terbaik untuk tawaf, memperbanyak dzikir, belajar, dan istirahat agar tubuh tidak kecapekan saat melangsungkan ibadah di Tanah suci.
Semoga Allah memberi kita kesempatan berkunjung ke Mekkah dan Madinah, serta menolong kita memanfaatkan waktu di sana sebaik-baiknya, hingga setiap detik menjadi saksi cinta kita kepada-Nya.
Demikian penjelasan mengenai memanfaatkan waktu di Mekkah dan Madinah. Semoga dari penjelasan diatas dapat bermanfaat bagi para pembaca.
Menunaikan ibadah umroh tentunya wajib memilih biro perjalanan umroh terbaik. Salah satu biro umroh terbaik adalah umroh Jogja. Biro ini menawarkan berbagai paket pilihan terbaik dengan layanan serta fasilitas terbaik.
Umroh Jogja menawarkan paket umroh plus Turki Jogja dan umroh plus Dubai Jogja. Dapatkan perjalanan nyaman, khusyuk, dan berkesan umroh bersama umroh Jogja inshaAllah mabrur!









